Ibu Pertiwi
Tempat dimana aku berpijak Tempat dimana orang lemah dan orang kuat di sejajarkan Ku cium ibu pertiwi sambil mengucap Aku akan menjagamu, walau darah harus bercucuran, Walau hati harus terluka kan ku korbankan Demi rasa sayang dan banggaku terhadapmu. Ku kecup kedua kakimu, Kau peluk aku dengan tangis harumu Tangis bahagiamu adalah hujan indah di senja hari yang di hiasi pelangi Terbesit dalam benak untuk bisa membuatmu selalu tersenyum Tapi, , , sepertinya itu tidak mungkin Karena aku hanyalah lelaki desa yang bodoh dan buta Buta akan hal-hal tinggi yang seperti kau ketahui Buta akan hal-hal sulit yang sering kau lakukan Buta akan hal-hal rumit yang sering kau ceritakan Tapi ketahuilah orang buta jauh lebih bisa peka dari orang normal lainya Aku sayang kamu, itu kata-kata yang selalu ada dan tak akan hilang seiring berjalannya waktu.