Ibu Pertiwi
Tempat dimana aku berpijak
Tempat dimana orang lemah dan orang kuat di sejajarkan
Ku cium ibu pertiwi sambil mengucap
Aku akan menjagamu, walau darah harus bercucuran,
Walau hati harus terluka kan ku korbankan
Demi rasa sayang dan banggaku terhadapmu.
Ku kecup kedua kakimu,
Kau peluk aku dengan tangis harumu
Tangis bahagiamu adalah hujan indah di senja hari yang di hiasi pelangi
Terbesit dalam benak untuk bisa membuatmu selalu tersenyum
Tapi, , , sepertinya itu tidak mungkin
Karena aku hanyalah lelaki desa yang bodoh dan buta
Buta akan hal-hal tinggi yang seperti kau ketahui
Buta akan hal-hal sulit yang sering kau lakukan
Buta akan hal-hal rumit yang sering kau ceritakan
Aku sayang kamu, itu kata-kata yang selalu ada dan tak akan hilang seiring berjalannya waktu.
Hi guys, nantikan tulisan selanjutnya ya, apabila ada kata atau penyampaian yang kurang baik bisa di tuliskan di kolom komentar juga,, thanks.
BalasHapus